“Aku
masih mengharapkanmu.” Satu kata bodoh yang sering aku ucapkan. Menyakitkan
memang. Tapi aku harus bagaimana? Cinta tidak bisa di paksakan. Walaupun takdir
mengatakan aku tidak berjodoh dengannya, tapi aku tidak bisa memungkiri. Hatiku
masih untuknya.
Bukan
hal yang mudah untuk membuka hati kepada yang baru. Aku terlalu mencintai dia.
Hatiku terlalu kaku karena mencintai dia. Hingga aku tak bisa merasakan rasanya
sakit ketika dia selalu menyakitiku. Wanita mana yang mau selalu di sakiti, aku
juga ingin merasakan rasanya bahagia. Jika aku menyebut dia seorang PHP, aku
salah besar. Aku tau semua itu bukan salahnya. Memang salahku. Aku terlalu
payah karena mencintai sahabatku sendiri. Mungkin memang laki-laki seperti itu. Aku selalu
menaruh perhatian lebih kepadanya. Bahkan mungkin lebih dari kekasihnya
sendiri, tapi sayang, dia tidak sepeka yang aku kira.
Terlalu
banyak kenangan indah yang telah aku buat dengannya. Mungkin baginya semua itu
tidak berarti. Tapi bagiku? Memandang matanya saja adalah sebuah karunia. Aku tidak tau kapan awal mula segala gejolak asmara ini
muncul. Semua terasa mengalir begitu saja. Awalnya aku hanya mencintainya
sebagai sahabat, tapi entah kenapa semakin lama aku merasa ada yang bergetar di
hatiku setiap kali aku dekat dengannya. Tidak bisa di pungkiri, aku
mencintainya sejak pertama aku melihatnya. Namun mungkin tuhan hanya
mengijinkanku untuk hanya menjadi sahabatnya. Tak apalah, yang penting aku
dapat dekat dengannya.
Dan
kenyataan yang paling pahit yang aku tau adalah selama ini dia telah memiliki
seorang tunangan, dan lebih parahnya lagi tunangannya itu adalah sepupuku. Jadi
tidak mungkin jika aku merebut dia dari sepupuku sendiri apalagi jika aku menjadi yang kedua. tidak terbayang betapa berdosanya aku.
Tapi
aku sadar, mungkin dari sini Tuhan ingin mengajarkan aku bagaimana caranya
bersyukur dan bersabar. Bisa saja bila tidak ada kisah nan menyakitkan ini, aku
hanya bisa menjadi seorang wanita yang super egois.
Segila-gilanya
hidup ini, harus kita syukuri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar